letter 2 u…

saya hanya ingin berhenti sejenak, menghela nafas dan mengeringkan air mata.
bertanya dimana seorang ayah yang sering saya rindukan, terutama di waktu-waktu sulit yang banyak menguras air mata.
saya kadang-kadang berharap dia tetap ada untuk melindungi dan memberikan seluruh kasih sayang yang ia punya.
jadi, saya tidak usah mencari-cari lagi kasih sayang tambahan yang membuat saya kadang bergantung pada orang lain.
hidup saya sedang rumit, ayah!!
saya tau pasti dia selalu mendoakan saya dan menjaga saya dengan cara yang tidak saya mengerti.
ayah, kadang saya hanya ingin melalui semua tanpa air mata dan rasa sakit.
tapi, ternyata itu adalah jalan yang harus dilalui.
ayah, doakan agar saya bisa sekuat dan setegar dirimu yang nampak tak pernah gentar akan apa pun.
ayah, tolong doakan agar saya bisa mencari dan akhirnya sampai di tempat dimana rasa takut tak diijinkan untuk ada.
ayah, tolong doakan saya agar beban ini bisa saya pikul dengan sejuta ketabahan, kesbaran dan keikhlasan seperti yang engkau perlihatkan padaku 11 tahun yang lalu.
ayah, tolong doakan agar saya mendapat yang terbaik untuk hidup saya dan kelak bisa menjadikan engkau dan ibu bangga membesarkan saya.

ayah, saya hanya sedang lelah dan rindu dengan pelukanmu yang membuat saya nyaman dan tak pernah takut.
saya hanya anak kecil yang belum bisa beranjak dewasa dan ingin selalu disayangi.
ayah, saya hanya tak tau bagaimana cara bersikap dan harus lari kemana bila rasa seperti ini datang.
ayah, semoga engkau selalu mendengarkan saya di sana.
terima kasih ayah, sudah mau mendengarkanku hari ini.
semoga suatu hari kita bisa bertemu dan bercerita tentang apa yang dialami.
entah di mimpi atau di mana pun…
i miss u so much…..miss u a lot….

Leave a Reply