Archive for September, 2006

kenapa saya galau?

Tuesday, September 26th, 2006

kenapa saya sering tersiksa sama perasaan saya sendiri?
akhirnya semua itu membuat saya galau!

saya hanya takut kehilangan manusia terbaik dalam hidup saya.
manusia yang membuat saya lebih baik tiap harinya.
manusia yang sedikt menyusahkan tapi lebih banyak memberi ketenangan.
saya takut tidak bisa menjadi sesuatu yang terbaik untuk manusia terindah yang pernah ada di hidup saya.
manusia yang sedikit merugikan tapi lebih banyak mengajarkan semua tentang hidup pada saya.
saya hanya takut untuk jatuh, walaupun jatuh adalah saat-saat dimana kita belajar untuk lebih kuat berdiri.
saya hanya muak ditinggalkan, walaupun dia selalu berkata “siapa juga yang mau ninggalin kamu”

manusia terbaik itu saya temukan setahun yang lalu.
dimana kami sama-sama memerlukan sedikit pelindung dan kehangatan di tengah badai hidup yang dasyat.
ketika kami sama-sama bertekad untuk lebih baik.
disaat hari-harinya dipenuhi rasa takut.
itu semua setahun yang lalu.
termasuk ketika saya berkata “denger lagu fix u-nya coldplay dech, itu lagu buat kamu dari saya!”
“LIGHTS WILL GUIDE U HOME AND IGNITE YOUR BONES. AND I WILL TRY TO FIX U”

itu semua setahun yang lalu.
ketika hatinya rapuh dan dunia saya hitam.
dan kini semua berbalik arah.
setelah semua masalah yang dilewati bersama dan perjuangan untuk tetap beratahan,
maka saya semakin tau dan yakin bahwa dia adalah manusia terbaik yang pernah saya miliki.
saat ini saya yang rapuh, saya yang mudah menitikkan air mata.
dan saya tau ada sebagian jiwa saya yang hilang.
dan hanya bersama dia, suatu saat saya bisa menemukan jiwa yang hilang.

kolosal ya semua yang di atas, tapi itu semua bener-bener yang saya rasain akhir-akhir ini.

something missing

Friday, September 15th, 2006

Untuk sebagian orang, dia adalah orang yang kuat, tangguh dan tak terkalahkan.
Sebagian lagi mengatakan klo dia adalah orang yang tak pernah bercucuran air mata.
Orang kebanyakan jarang sekali sanggup untuk mengelak dari apa yang dikatakan.
Dia sanggup membuat banyak orang merubah pandangan menjadi seperti yang dia mau.
Banyak yang menyayanginya walaupun dia berhati keras.
Teman-temannya berpikir bahwa dia adalah manusia tak berhati.
Tak pernah merasa sakit, tak pernah merasa sedih dan selalu diliputi keindahan.

Tapi, hari ini dia berdiri.
Dengan genangan air mata yang akhirnya mengali deras.
Luapkan emosi yang tak terlukiskan.
Rasa sakit yang amat dalam pun dia rasakan.
Sekali lagi dia terhempas begitu keras karena perasaannya sendiri.
Dia tak sekuat yang mereka bayangkan dan tak setangguh yang mereka kira.
Dia kesepian, di dalam hatinya, di dalam hidupnya.

“Masih adakah tentang aku di hatimu, yang kau rasakan?
Coba kau rasakan.
Mudahkah bagimu untuk hapuskan semua kenangan bersama denganku?

Tak pernah sedikit pun aku bayangkan.
Betapa hebat cinta yang kau tanamkan.
Hingga waktu beranjak pergi, kau mampu hancurkan hatiku.
Ada yang hilang dari perasaanku, yang terlanjur sudah kuberikan padamu.
Ternyata aku tak berarti tanpamu.
Berharap kau tetap di sini.
Berharap dan berharap lagi.”

i’m just a kid,dude

Sunday, September 10th, 2006

Gw ngerasa ada sesuatu yang hilang…
yeah…ada yang ilang dan ga ketemu
gw tau klo gw itu sekrang cuma anak kecil..
mungkin cover gw ga gitu, tapi dalem gw itu anak kecil yang ga punya apa2 dan kesepian..
walaupun sesuatu yang gw sayang itu tetep ada dan gw simpen di hati,tapi ga tau kenapa rasa sepinya ga mau hilang..
…gw ga seharusnya kaya gini, tapi siapa juga yang bisa ngontrol perasaan…
gw lagi ngerasa ga punya siapa2, walaupun faktanya banyak manusia yang ada di sekitar gw
gw lagi homesick, kangen sama rumah terindah gw yang selalu bisa ngasih ketenangan dan ngilangin semua beban..
yeah…sekali lagi, gw cuma anak kecil….ga lebih dari seorang anak kecil….
anak kecil yang takut akan hari esok, anak kecil yang selalu bertanya setiap pagi,”apa lagi untuk hari ini?”,
anak kecil yang,
tiap liat dia berbalik dan punggungnya mulai menjauh sampe akhirnya ga keliatan lagi, rasa sepi itu dateng lagi…
kadang gw suka berpikir, klo orang kebanyakan ketawa itu pasti bakal nangis….
gw cuma pengen ngabisin ketawa yang gw punya sebelum nangis itu buat dia dan ga mau ngelewatin air mata itu karena dia
mungkin ini waktunya si anak kecil itu buat belajar lagi tentang rasa sakit, air mata dan rindu
mungkin anak kecil ini dilatih untuk sabar dan akhirnya dia bisa melewati semua
yeah….semoga semua rasa ini cepet hilang….

“anak kecil yang merindukan rumah terindahnya…..”

Thursday, September 7th, 2006

ketawa hari ini sebanding banget sama air mata yang keluar hari ini juga.
KITA HIDUP PADA AKHIRNYA JUGA SENDIRI!
kata-kata yang lagi nempel banget di kepala, nice kick.
klo kalimat yang di atas bener, banyak pertanyaan yang dari tadi gatel pengen keluar,
1. kenapa manusia diciptakan sebagai makhluk sosial?
2. kenapa manusia diciptakan berpasang-pasangan?
3. kenapa ada ilmu yang namanya sosiologi (ilmu berkawan)?
4. buat apa kita punya temen atau sahabat?
5. buat apa kita bikin seneng hati orang lain?
6. buat apa kita berkorban buat orang lain?
7. buat apa ada alat komunikasi?
8. buat apa orang diciptakan berbeda-beda tapi saling melengkapi?
9. buat apa orang punya hati?
10. buat apa ada rasa sayang?
11. buat apa setia?
12. buat apa sedih karena seseorang?
13. buat apa kita minta orang nemenin, jagain?
14. buat apa kita belajar?
15. buat apa diciptakan manusia?

mungkin itu sebagian pertanyaan yang sekarang lagi ada di kepala.
klo kita mikir kaya gitu, buat apa kita hidup?
mungkin harus dicoba juga tuh, hidup sendiri kaya orang autis.
kan ujung-ujungnya kita juga sendiri.

WHAT DO I DO TO IGNORE THEM BEHIND ME?
DO I FOLLOW MY INSTINCTS BLINDLY?
DO I HIDE MY PRIDE FROM THID BAD DREAMS AND GIVEN IN TO SAD THOUGHTS THAT ARE MADDENING?
DO I SIT HERE AND TRY TO STAND IT?
OR DO I TRY TO CATCH THEM RED-HANDED?
DO I TRUST SOME AND GET FOOLED BY PHONINESS?
OR DO I TRUST NOBODY AND LIVE IN MY LONELYNESS?
BECAUSE I CAN’T HOLD ON WHEN I’M STRECHED SO THIN.
I MAKE THE RIGHT MOVE BUT I’M LOST WITH IN.
I PUT ON MY DAILY FACADE BUT THEN…..
I JUST END UP GETTING HURT AGAIN!!!

mungkin dari kecil gw memang ditakdirkan buat sendiri.
mungkin gw memang ga boleh sayang sama orang.
mungkin gw ga bisa punya temen.
karena rasa ketergantungan gw tinggi sama orang.
poor me…
cuma bisa tidur dan bertanya lagi esok pagi
“APA LAGI BUAT HARI INI?”

maafin merah

Wednesday, September 6th, 2006

abu-abu di dalem sini makin pekat
susah buat dibikin jelas lagi
tiap hari emosi naik turun tiba-tiba
semuanya pergi dan tinggal sendiri
ga tau kehilangan atau ada yang hilang
itu tadi, semuanya abu-abu
ga ada hari tanpa ketawa
tapi jadi hampir imbang sama air mata
hati makin kecil
sama juga kaya nyali buat nyambut besok
apa lagi yang bikin ketawa, apa lagi yang bikin air mata
pertanyaan yang keluar tiap paginya
semet bosen, penat dan muak
tapi cuma abu-abu ini
warna yang ada barengan terbitnya matahari
ga ada yang salah
cuma mungkin ada yang harus dibenahi
masih ada setitik semangat
tapi cuma itu yang tersisa
malah kadang ilang dan sembunyi di balik emosi
sayang ini ga pernah hilang
memudar juga ga
cuma semua balik lagi ke abu-abu
maafin ya merah…aq bakal terus nyari biar semua warna balik lagi kaya dulu