Saturday, November 12th, 2005
suatu kesan yang tak bisa aku unggkap saat mengetahui bahwa ada seseorang yang benar-benar merasa sendirian namun tak terlukis sedikit pun kesedihan dan kepedihan yang dia rasakan.
ada sebuah rasa yang membuat air mataku hampir mengalir dan pikiran betapa egoisnya aku dan duniaku saat ini, hingga tak tau bahwa ada seseorang yang menderita di luar sana.
dan entah apa yang merasuki aku dan hatiku untuk beranjak mendekat padanya.
sejenak nampak ketakutan yang kuat di matanya,namun aku pun tak letih untuk mencoba menyelami hati, jiwa dan pikirannya yang mulai samar terbaca bahwa ada sesuatu yang tersembunyi.
hingga akhirnya semua itu terungkap saat dia ceritakan segalanya padaku, menumpahkan segala keluh kesahnya padaku dan tunjukan apa yang dia rasakan.
semua itu membuatku sadar bahwa di dalam situ sebuah kebimbangan yang membebani, pedih yang selalu terasa dan di matanya aku sanggup melihat kerapuhan atas dirinya selama ini.
tak ada yang bisa mengerti, dia berkata padaku!
aku pun seketika terhentak, karena selama ini dia menyimpan segalanya di dalam hatinya.
tak ada kata yang mampu terucap selain aku berusaha selalu ada untuknya, mendengarkan segala yang ingin ia ceritakan, membuat hidupnya lebih baik dan membuat langit hatinya selalu biru dan tak pernah mendung lagi karena aku akan selalu berusaha menjaganya dengan segenap hatiku.
semoga dia tak pernah merasa sendiri lagi karena dia tau bahwa sejauh apa pun diriku aku akan selalu berusaha menjaganya dan membuat segalanya jadi lebih baik.
karena itulah yang dia butuh dan itu yang bisa aku berikan.